Keuangan

Investasi Saham Terbaik di Era Metaverse

Dalam jangka waktu dekat kita akan meninggalkan era milenial dan masuk ke dalam era baru. Sebuah era dimana kita dapat hidup dalam dunia yang berbeda, memiliki teman-teman yang berbeda, pekerjaan yang berbeda, di tempat yang berbeda secara bersamaan. Dalam kehidupan yang satu mungkin kita bisa menjadi seorang pedagang tetapi di kehidupan yang consist kita bisa aja jadi superhero.

Investasi Saham Terbaik di Era Metaverse

Investasi Saham Terbaik di Era Metaverse

Selamat datang di era baru, Era metaverse, period kehidupan virtual. Sebuah era yang memungkinkan kita memiliki doubled identity. Tidak hanya sekedar game, tapi kehidupan nyata dalam dunia virtual. Bukan sekedar bermain, tapi mungkin juga bisa menghasilkan uang.

10 Saham Terbaik di Period Metaverse

Berikut ini 10 saham Global yang akan booming pada era metaverse dan perusahaan yang siap menyambut period ini.

Facebook atau meta

Kesiapan Facebook menghadapi era ini hingga mengganti namanya menjadi meta untuk memperkuat positioning-nya sebagai perusahaan terdepan dalam metaverse. Meta sebagai perusahaan induk dari beberapa brand seperti Instagram dan Oculus boleh dibilang paling siap menghadapi era ini.

Facebook sudah mengakuisisi Oculus untuk memperoleh teknologi Virtual Reality. Dan kini bekerjasama dengan Ray-Ben untuk memproduksi kacamata yang dapat mengambil foto, merekam video, menjawab telepon, dan memainkan podcast.

Tapi sayangnya, kita masih belum dapat membeli saham Ray-Ben karena hanya terlisting di bursa saham Italia melalui perusahaan induknya luxottica.

Baca juga:   Xiaomi Perkenalkan "CyberDog" Robot Anjing Pintar

Google

Jika Facebook dengan cara bekerjasama dengan Ray-Ben untuk memproduksi kacamata. Lain halnya dengan Google. Google sebenarnya sudah pernah memproduksi kacamata pintar, yaitu adalah Google Glass.

Prototype-nya sendiri dibuat pada tahun 2013  dan pada tahun 2014 google glass dapat dibeli dengan harga 1.500 Dollar pada saat itu. Kini Google glass hanya dapat dibeli oleh enterprise atau perusahaan. Beberapa perusahaan yang sudah menggunakannya seperti Boeing dan rumah sakit yang membantu para dokter untuk melakukan operasi.

Pada awal peluncurannya, banyak perusahaan Amerika yang menolak Google Glass dengan alasan privasi dan kemungkinan bisa digunakan sebagai senjata untuk perang cyber.

Microsoft

Microsoft justru adalah perusahaan pertama yang menyatakan bahwa ada peluang bisnis di bidang metaverse. Satya Nadella, CEO Microsoft menyampaikannya telah pada awal 2021 di BIL Conference. Satya Nadella menyebutnya dengan enterprise metaverse.

Saat ini Microsoft juga sudah siap melenggang ke dunia metaverse melalui konsolnya Xbox yang terbukti telah menghasilkan profit dan memiliki jutaan user di seluruh dunia.

Unity

Kandidat berikutnya adalah Unity, digadang-gadang sebagai game engine kelas dunia yang akan dapat membantu dalam membentuk dunia virtual dengan konsep 3D di industri game. Unity memiliki teknologi di bidang Virtual Reality dan Augmented Reality. Teknologinya udah pernah membantu beberapa game. Contohnya seperti Pokemon Go, Facebook Spaces, dan lain-lain.

Unity juga adalah perusahaan terbesar dalam bidang Augmented Reality. Pada tahun 2018, Unity mengembangkan sayapnya menjadi 3D make equipment untuk industri film. Dan sudah digunakan untuk promosi Lexus, pembuatan movie Big Hero, dan lain-lain.

Baca juga:   10 Token Metaverse Yang Harus Kamu Miliki

Roblox

Berikutnya ada roblox, Roblox telah memiliki dunia metaverse nya sendiri. Dengan Roblox kita akan bisa membuat dunia metaverse kita sendiri dan berinteraksi dengan sesama pengguna dalam sebuah ekosistem game.

Jadi boleh dibilang Roblox menyerupai media sosial dalam dunia game. Momentumnya adalah saat Roblox bisa dijalankan di atas blockchain dan koin robux-nya bisa diperjualbelikan selayaknya mata uang digital. Ini akan menjadi game changer untuk dunia metaverse karena Roblox memiliki ekosistem metaverse yang paling matang saat ini.

Kini Roblox dimainkan oleh 43.2 juta used di seluruh dunia. Namun yang menjadi kendala adalah 67% usernya berusia di bawah 16 tahun yang fiscal powernya belum kuat.

Model bisnis Roblox adalah dengan menjual koin robux agar para player bisa melakukan ascent, membeli component, membeli delineate, dan lain-lain. Dan saat ini koin Robux hanya bisa didapat di game roblox dan belum dalam bentuk mata uang digital.

Nvidia

Untuk dapat menikmati dunia metaverse pastinya kita memerlukan hardware. Diantaranya adalah hardware untuk menghasilkan gambar 3D. Dengan adanya metaverse, maka Nvidia sebagai produsen grafik card akan kebanjiran pesanan baru dari perusahaan produsen alat-alat yang diperlukan untuk Virtual Reality. Nvidia menurut saya layak banget dikoleksi untuk long-term.

Autodesk

Selaih hardware, untuk dapat menghasilkan gambar yang bagus di metaverse dibutuhkan software. Software yang paling sering digunakan untuk 3D adalah Autodesk. Kalau teman-teman para arsitek pasti udah paham banget dengan software yang satu ini.

Baca juga:   Bagaimana cara mengaktifkan & menggunakan Kids Mode di Microsoft Edge Chromium?

Autodesk kini juga dapat digunakan untuk membangun dunia virtual. Di dunia metaverse, imajinasi storyteller para arsitek dapat terpuaskan tanpa harus memikirkan hitungan sipil bangunannya.

Alibaba

Alibaba adalah salah satu perusahaan terbesar di China, Alibaba tidak mau ketinggalan dalam hingar-bingar metaverse. Alibaba telah mendaftarkan 20 merek dagang terbaru yang berkaitan dengan metaverse.

Coinbase

Di dunia metaverse nanti kita tidak akan menggunakan mata uang Fiat tapi menggunakan mata uang digital yang bisa diperdagangkan di exchanger. Facebook pun sebenarnya sudah menyiapkan mata uang digital nya, yaitu adalah diem yang dulunya bernama Libra.

Dengan semakin meningkatnya aktifitas di dunia metaverse nanti, tentu akan membuat aktifitas di exchange semakin meningkat pula. Yang tentu saja akan membuat fundamental dan profitnya jadi jauh lebih baik.

Qualcomm

Untuk menuju dunia metaverse diperlukan  hardware yang mumpuni. Qualcomm yang memproduksi chip diperkirakan juga akan kebanjiran order. Semua hardware yang diperlukan untuk metaverse memerlukan chip.

Qualcomm dengan chip Snapdragon 888 -nya menjanjikan pengalaman 5G yang memuaskan. Sebagaimana kita tahu chip XR2-nya yang dikhususkan sebagai chip untuk device wearable yang banyak digunakan di VR dan AR.

Menurut saya, metaverse ini adalah tren yang sulit dicari lagi. Jadi nggak ada salahnya kita mencoba memilih salah satu saham untuk tabungan masa depan kita.

Investasi Saham Terbaik di Era Metaverse

Topik Populars

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top